MITSUBISHI DELICA

Perbandingan All New Nissan Xtrail VS Mitsubishi Delica

PROMO SUZUKI AKHIR TAHUN

Otosentrum.com | Perbandingan All New Nissan Xtrail VS Mitsubishi Delica. Jelas terlihat bahwa antara X-Trail dan Delica merupakan mobil berbeda genre. X-Trail merupakan Medium SUV kebanggaan Nissan sedangkan Delica adalah High MPV andalan Mitsubishi. Meski begitu, di mata kami keduanya adalah lawan yang relatif setara.

Dimulai dari kapasitas tempat duduk. All New Nissan X-Trail generasi kini menggunakan format 7 tempat duduk. Kapasitas seperti ini merupakan hal baru yang ditawarkan X-Trail di Indonesia dan formasi bangku ini popular di kalangan MPV termasuk di tempat Delica bernaung.

Lalu Mitsubishi Delica. Tak ada keraguan bahwa ia merupakan MPV murni dari bentuk bodi dan kapasitas bangku, hanya saja Mitsubishi memberi diferensiasi pada kaki-kaki. Ground clearance-nya terhitung tinggi mencapai 190 mm dan itu membuat kemampuan jelajahnya mirip dengan kebanyakan SUV. Benar, sela­yaknya Nissan X-Trail.

NISSAN ALL NEW XTRAIL

Faktor lain yang menggiring X-Trail dan Delica ke pertarungan ini adalah harga. Unit tes kami, X-Trail 2.5 CVT saat ini dilepas Nissan dengan nominal Rp 408,5 juta. Sedangkan Mitsubishi Delica Rp 409 juta. Berselisih sangat tipis.

Tambahan lagi, keduanya adalah yang terbaik di masing-masing kelas pada Auto Bild Award 2014. Lantas mana yang Anda pilih? MPV dengan kemampuan jelajah seperti SUV atau SUV yang berkapasitas bangku seperti MPV?

On The Road

All New Nissan X-Trail tampil sebagai SUV manis dengan pola rounded di tubuhnya. Sedangkan Mitsubishi Delica justru terlihat macho dengan kesan mengotak di desain luarnya.

Performa

Performa adalah sektor yang disukai X-Trail. Ia punya mesin lebih besar yakni 2.488 cc dengan daya 171 dk. Sementara Delica bermesin 1.998 cc bertenaga 150 dk. Tambahan lagi, Delica punya bobot lebih berat dari X-Trail (1.710 kg vs 1.561 kg).

Kombinasi itu membuat X-Trail bisa berlari lebih kencang. 0-100 km/jam tuntas dalam 9,5 detik sedangkan Delica butuh 12,4 detik.

Hebatnya, konsumsi BBM X-Trail masuk di level acceptable. Dalam kota di 10 km/l sedangkan tol di 16,5 km/l. Delica? Terhitung setara dengan catatan 10,6 km/l dan 15,9 km/l di parameter yang sama.

Desain

Desain Nissan X-Trail justru meninggalkan ciri sebelumnya yang kaya akan aksen boxy. X-Trail sekarang lebih membulat sehingga auranya leih dinamis dan modern.

Begitu juga dengan desain interior. Karena ini merupakan varian X-Trail teratas, maka ketujuh jok sudah dilapis kulit. Selain lebih nyaman, ia juga lebih mewah. Sesuatu yang tak dimiliki Mitsubishi Delica.

Delica di sisi lain adalah MPV dengan postur mengotak nan macho. Tinggi, besar dan panjang menjadikan sosoknya terasa gagah di jalan. Kendati memang tak semua orang menyukai model wajahnya.

Di kabin, desainnya cenderung modernfungsional ketimbang stylish. Peletakkan instrumen dan aneka kompartemen mudah dijangkau dan praktis. Delica memang tidak mewah, tapi berhasil membuat penghuni kabin terasa senang karena desain ini.

Fitur

Nissan mempunyai bekal cukup banyak untuk urusan fitur. Fitur-fitur standar seperti Dual Airbags, Immobilizer, ABS, EBD,BA, Hill Start Assist ECO Mode, hingga Cruise Control tersedia di tipe termahal X-Trail ini. Tetapi ada dua fitur yang menarik dan jarang ditemui di produk Jepang yakni around view monitor dan bagasi elektrik.

Khusus untuk around view monitor, fitur ini sudah banyak digunakan pada mobil-mobil Eropa. Pengemudi bisa melihat sekeliling mobil melalui layar headunit layaknya seekor burung melihat dari atas. Ini sangat membantu bila ingin parkir secara tepat. Sementara bagasi elektrik juga sudah umum dipakai oleh produsen Eropa dan ini memudahkan akses keluar masuk barang bawaan ke bagasi.

Bagaimana dengan Delica? Selain fitur-fitur standar yang sama dimiliki oleh X-Trail, ada beberapa fitur yang bisa dibanggakan oleh Mitsubishi. Seperti adanya fitur navigasi yang tidak ada pada head-unit X-Trail. Begitu juga dengan fitur Auto Stop & Go (AS&G) yang membuat mesin mati secara otomatis apabila Anda menginjak pedal rem dan mobil dalam keadaan berhenti. Tidak kalah penting ialah fitur paddle-shift buat merasakan sensasi manual pada High MPV ini.

Sumber

 

Posted in Komparasi.