isi bensin

Tips Mudah Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Mobil

PROMO SUZUKI AKHIR TAHUN

Tips Mudah Menghitung Konsumsi Bahan Bakar Mobil | Kata irit atau boros dalam menentukan konsumsi BBM sebuah mobil memiliki beragam makna. Pasalnya, perlu beragam parameter agar maksud dari kata irit dan boros dapat tepat sasaran. Artinya, Anda perlu memban­dingkan kapasitas mesin dan jenis transmisi.

Cukup sampai di situ? Tentu tidak. Kota tempat tinggal dan rute perjalan­anan sehari-hari, patut Anda perhitungkan. Ten­tu Anda tidak dapat membandingkan kondisi lalu lintas di kota Jakarta dengan kota Manado atau kota lainnya yang memiliki lalu lintas yang cen­derung lebih lancar.

Belum lagi dengan rutinitas sehari-hari serta rute yang dilalui, meski berada di dalam kota yang sama sekalipun. Sebagai contoh, Anda merupakan pekerja kantoran yang memiliki jam kerja sehingga rutinitasnya menjadi begitu teratur. Tentu akan berbeda hasil dari perhitungan konsumsi BBM mobilnya dengan orang yang memiliki profesi pengusaha yang dapat mengatur waktu jam kerjanya untuk menghindari kemacetan.

Intinya, faktor kecepat­an rata-rata menjadi be­gi­tu krusial dalam menentukan konsumsi BBM. Sebagai acuan, kecepatan rata-rata saat pengujian Liga Irit 2014 di rute dalam kota hanya mencatat angka 14,5 km/jam untuk menempuh rute 100 km. Bandingkan dengan kecepatan rata-rata di event serupa pada 2010 yang mencapai kecepatan rata-rata 24,3 km/jam.

menghitung bbm menghitung bbm2
Rata-rata kecepatan 23 km/jam lebih irit dari rata-rata kecepatan 15 km/jam

Dengan kata lain, faktor irit atau borosnya sebuah kendaraan sangat tergantung dari kecepat­an rata-rata yang Anda tempuh. Untuk itu, kami tergelitik untuk menguji perbedaan kecepatan rata-rata dengan konsumsi BBM di unit tes Datsun GO+ Panca.Di mana kami menguji konsumsi pada kendaraan dengan rata-rata kecepatan 15 km/jam dan 23 km/jam.

Hal ini tentunya dilakukan dengan jarak tempuh yang sama, sehingga kami mendapatkan hasil yang akurat. Selain itu, kami juga menggunakan sistem pengetesan BBM dengan metode full to full.

Cara konvensional ini, yaitu mengisi bahan bakar secara penuh hingga bibir tangki, lalu berjalan hingga jarak tempuh 80 km. Setelah itu, diisi kembali sampai bibir tangki. Untuk mengetahui hasil konsumsi BBM-nya, total jarak tempuh dibagi dengan jumlah liter yang terpakai.

Hasilnya, rata-rata kecepatan 15,8 km/jam mencatat konsumsi BBM 12,1 km/l dengan jarak tempuh 80,5 km. Namun berkendara dengan rata-rata kecepatan 23 km/jam, hasilnya 14 km/l dengan menempuh jarak 80,07 km.

menghitung bbm3
Selisihnya pun cukup terlihat, yaitu 1,9 km.l

Kesimpulan

Anda pasti sudah bisa menyimpulkan, bahwa dengan menggunakan mobil yang sejenis, namun dengan rata-rata kecepatan yang berbeda, hasilnya terlihat cukup signifikan. Apa saja penyebabnya?

Pernahkah Anda menguji konsumsi BBM pada sebuah kendaraan, dengan menggunakan rata-rata kecepatan? Nyatanya, perbedaan rata-rata kecepatan yang sedikit saja bisa memberikan selisih hampir 2 km/l. Bayangkan jika ratarata kecepatannya 80 km/jam, jauh lebih irit pastinya.

Pengenalan karakter mesin juga berpengaruh. Sebagai contoh mesin diesel yang memiliki torsi besar, dapat lebih mudah menjalankan sebuah mobil dari keadaan diam hingga berjalan dengan putaran mesin yang rendah. Alhasil penggunaan bahan bakar lebih sedikit.

menghitung bbm2
Semakin jauh jarak yang ditempuh, semakin akurat konsumsi BBM yang di dapat

Nah, yang terakhir adalah perilaku berken dara. Perilaku berkendara Anda harus eco driving tentunya. Jika tidak konsumsi BBM pada kendaraan Anda pasti lebih boros. Kini, beberapa mobil sudah menyematkan eco indikator, agar pengendara bisa berkendara lebih irit.

Perhatikan!
Tekanan Ban dan BBM Berkualitas

Jangan anggap remeh, karena takanan ban cukup berpengaruh pada hasil konsumsi BBM. Tekanan angin yang rendah, membuat kinerja mesin bekerja lebih, karena berat. Mau tidak mau, Anda harus menekan pedal lebih dalam untuk menjalankannya.

BBM berkualitas juga turut adil dalam menentukan boros atau tidaknya mobil yang Anda kendarai. Bahan bakar dengan oktan yang lebih besar, akan mempercepat proses pembakaran. Pastinya, lagi-lagi Anda tidak perlu menginjak pedal gas terlalu dalam untuk menggelindingkan mobil tersebut.

menghitung bbm4

Sumber

Posted in Tips Trik and tagged , , , .