oli mobil

Memahami Jenis Serta Kriteria Oli Lewat Kode Kemasan

PROMO SUZUKI AKHIR TAHUN

Memahami Jenis Serta Kriteria Oli Lewat Kode Kemasan | Pelumas atau oli mesin pada kendaraan menjadi salah satu cairan penting yang berguna untuk melindungi mesin. Seiring dengan perkembangannya, oli pun memiliki beragam jenis yang dibedakan dari fungsi masing-masing.

Baik untuk mobil maupun sepeda motor, memiliki pelumas yang berbeda kriteria kekentalan. Hal ini umumnya dijelaskan pada tulisan atau kode dibungkus oli tersebut, beda kekentalan yang dibutuhkan akan mempengaruhi kinerja mesin.

“Sebagai awal, biasanya pada bungkus oli akan tertera tulisan SAE, ini merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Artinya oli yang dikeluarkan sudah melalui standarisasi kekentalan atau viskositas yang ditetapkan untuk mesin,” ucap Technical Service Engineer Motul for Indonesia, Salam Isadat kepada Otomania.

Untuk jenis ada banyak sekali yang saat ini tersebar di pasaran. Konsumen pun dituntut untuk memilih kriteria kekentalan oli dengan baik yang tentu mengacu pada kebutuhan kendaraan. Salah satu cara memilih oli yang baik bisa dilihat dari kode di bungkus botol. Misalkan SAE 40w, SAE 10w, SAE 20w50, SAE 15w50, SAE 10w40, dan SAE 15w50.

Hal ini mengartikan suhu dan tingkat kekentalan oli, misalkan 15W-50, artinya suhu terendah oli tingkat kekentalan 15 dan suhu maksimum kekentalan oli sebesar 50. Atau mudahnya, oli mesin masih mampu dipakai sampai kondisi suhu dingin (minus) -15 celcius.

“Untuk mutu sendiri ditandai dengan API atau American Petroleum Institute. Kode umumnya seperti API: SL, S memiliki arti (spark) artinya untuk mesin bensin, sedangkan huruf kedua akan menandakan nilai oli, semakin hurufnya jauh dari A semakin baik dalam melapisi komponen,” ucap Salam.

Sumber

Posted in Tips Trik and tagged , , , .