AC Mobil

4 Jenis Perbaikan Mobil Dengan Biaya Termahal

PROMO SUZUKI AKHIR TAHUN

Otosentrum.com4 Jenis Perbaikan Mobil Dengan Biaya Termahal. Mayoritas para pemilik mobil sudah terbiasa dengan perawatan mobil atau mengalami kerusakan mobil. Kerusakan itu dapat terjadi karena banyak, seperti lagi sial, perawatan yang salah, atau memang malfungsi komponen mobil tersebut.

Jika memang mobil Anda sering mengalami kerusakan, biaya yang dikeluarkan setiap tahun untuk memperbaiki kerusakan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Mobil yang berumur tua atau yang sudah menempuh jarak tinggi biasanya lebih rentan mengalami kerusakan.

Beberapa jenis kerusakan memang tidak membutuhkan uang yang cukup banyak. Namun, keteledoran atau lalai dalam merawat mobil secara berkala dapat mengakibatkan kerusakan mobil dengan biaya perbaikan yang memaksa Anda merogoh kocek lebih dalam. Berikut ini adalah empat jenis perbaikan mobil dengan biaya termahal.

1. Kerusakan Mesin

Kerusakan mesin merupakan hal yang sering terjadi pada setiap mobil. Kerusakan mesin bisa terjadi jika ada kerusakan internal pada mesin sehingga membutuhkan perbaikan atau penggantian komponen yang sangat mahal.

Beberapa kerusakan internal pada mesin yang mungkin terjadi adalah kopling rusak, valve rusak, atau kebocoran oli.  Jika Anda ingin mengganti mesin, biaya yang dikeluarkan bervariasi, tergantung dari jenis mesin dan tipe mobil Anda, yang pasti harga bisa mencapai belasan atau puluhan juta rupiah.

Kerusakan mesin umumnya terjadi pada kendaraan dengan jarak tempuh yang tinggi, sebab komponen mesin telah bekerja cukup lama. Karena itu, jika terjadi kerusakan mesin, sebaiknya Anda juga mengganti komponen lain yang terkait, seperti power steering, radiator, dan sistem transmisi. Jika Anda hanya mengganti mesin mobil, bisa jadi tak lama lagi mobil Anda akan masuk bengkel lagi.

2. Penggantian Transmisi

Menurut riset dari Auto Service Online, sekitar sembilan dari 10 mobil bertransmisi otomatis pernah mengalami kerusakan transmisi akibat cairan transmisi yang bermasalah.

Umumnya hal itu terjadi karena pemilik kendaraan lupa untuk mengganti oli transmisi. Oli transmisi memang jarang diganti, tidak seperti cairan lain yang ada di mobil, karena itu pemilik kendaraan suka lupa untuk menggantinya sehingga transmisi mobil pun menjadi rusak. Untuk mencegahnya, jadwalkanlah untuk mengganti oli transmisi setiap dua atau tiga tahun sekali.

Biaya perbaikan pada mobil manual dan otomatis tentu saja berbeda. Untuk mobil manual, biaya perbaikan transmisi hanya beberapa juta rupiah, sedangkan pada mobil otomatis biaya penggantian transmisi rata-rata di atas Rp 10 juta.

3. Head Gasket

Head gasket, atau paking, sangat penting untuk menjaga mesin berfungsi normal. Head gasket merekatkan silinder mesin dan mencegah terjadinya kebocoran oli atau air pendingin. Head gasket yang rusak biasanya terjadinya karena pemasangan yang tidak tepat, perawatan yang minim, atau kerusakan dari pabrik.

Jika head gasket rusak, akan terjadi kekacauan pada mesin mobil, antara lain radiator bocor, mesin kepanasan, keluar asap putih dari knalpot, dan oli berubah warna.  Jika head gasket Anda rusak, biaya penggantiannya sendiri tidak terlalu mahal. Akan tetapi, yang menjadi mahal adalah kerusakan yang disebabkannya.

Anda bisa mengeluarkan jutaan hingga belasan juta untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan akibat head gasket rusak.

4. Kompresor AC

Kompresor AC berfungsi untuk mendinginkan udara yang ada di dalam mobil. Kompresor ini akan memisahkan udara bertekanan rendah dan tinggi sehingga freon dapat bekerja untuk mendinginkan udara.

Kompresor dapat rusak jika ada salah satu komponennya yang tidak bekerja normal, seperti katup. Dengan begitu, kompresor pun tidak akan bekerja maksimal.

Sebuah kompresor baru bisa berharga Rp 2 juta hingga Rp 6 juta, tergantung dari jenis kerusakan dan tipe mobil Anda. Jika perlu penambahan freon, biaya yang dikeluarkan juga akan bertambah. Ini merupakan jenis perawatan yang tidak dapat dihindari oleh setiap pemilik mobil

Sumber

Posted in Tips Trik and tagged .